PERSAHABATAN
| PERSAHABATAN |
sahabat bagaikn tempatku berteduh..
bila diriku terkena air mata dalam kesedihanku,
disanalah diriku bisa berbagi dalam hidupku, yang tak pernah aku dapatkan ditempat lain…
hanya sahabatlah yang mampu mengerti dan pahami,
apa yang sedang aku alami saat ni..
tanpa sahabat..
bagai jiwa yang terlepas dari ragaku..
membuat ragaku tak mampu bergerak dalam setiap langkahku..
persahabatan ini kan abadi..
meski d’dunia nih tak kan ada yang abadi.
TENTANG AKU & KAMU, KAWAN
Kawan,
Taukah kamu berapa lama masa yang kita lewati bersama??
Aku tak ingin tau,
Karna kamu selamanya bagiku.....
Bersamamu,
Tangisku kan terurai menjadi tawa
Dukaku kan terpecah menjadi bahagia
Dan airmata yang terlanjur jatuh....
Takan berubah menjadi nestapa
Denganmu,kepenatanku tergilas sirna
Terkadang disatu waktu,
Prasangka pernah menjauhkanmu dariku
Tapi sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan lama dikalbuku
Kusadari aku terikat jauh kedalam hatimu
Ingatkah kawan,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku , kamu dan kehidupan.
Malam nan suci dan sepi,
menarikku untuk keluar dari rumah.
Kupandangi Langit malam...
Ternyata bertaburkan Bintang yang tak terhitung jumlahnya.
Andaikan ku seorang Bidadari,
Kan kubawa diriku dan sahabatku untuk menari diatas sana.
Kuraih sebuah Bintang terindah,
dan kupersembahkan untuk sahabatku yang selalu menemaniku.
Tak bisa ungkap dengan kata apapun
Ini memang sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan akan mencair
Yaa… itu benar sobat
Itu semua seperti sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum dan air mata
Ini sangat menyedihkan..
Namun.. ingatlah sobat..
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu
Teteskanlah air matamu jika hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu jika hatimu memanas
Karena itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog.
BIARKAN BERLALU
Kini semua telah sirna
Hanya tinggalah sebuah cerita
Tak ada lagi rasa cinta
Yang tercipta diantara kita
Kini kau telah berbeda
Saat kau buat aku terluka
Dengan caramu kau hancurkan semua
Mimpi-mimpi yang ku rangkai sempurna
Pergi saja dari hidupku
Jangan kembali bila tak mau
Ku tak ingin kau terpaksa
Tuk mencintai dan menyayangiku
Tinggalkanlah saja aku
Biarkanlah semua berlalu
Jangan kau sesali kepergianku
Bila kau rasakan kebahagiaan di hidupmu
Dimanakah hatimu
sadarkah kau sakiti aku
Dimanakah nuranimu
sadarkah kau membunuhku.
SAHABAT HATI
Dia ?
Iya dia
Dia sahabat hatiku
Dia yang selalu menemani
Disaat suka maupun duka
Disaat sedih ataupun senang
Dia yang begitu menghargai setiap ni'mat
Ni'mat yang telah Tuhan berikan kepadanya
Dia yang tak pernah lelah
Dia yang tak pernah menyerah
Dia yang selalu tabah
Dia yang selalu ceria
Walaupun sebenarnya bathinnya terluka
Aku menyesal
Mengapa aku tidak bisa menghargai ?
Menghargai setiap helaan nafas
Menghargai setiap detak jantung
Menghargai kasih sayang dia kepadaku
Andai waktu bisa kuputar kembali
Aku akan mengharagi itu
Aku tak akan menyia-nyiakan dia
Tapi, aku senang
Karena,.,,,
Disaat-saat terakhir dia pergi
Aku telah bisa menghargai itu
Andai dari dulu aku seperti ini
Mungkin aku tak akan menyesal begini
Tapi mengapa hanya sekejap ?
Mengapa dia pergi disaat aku benar-benar mencintainya ?
Sedih ?
Iya memang sedih
Tapi tak apa,
Ini yang terbaik
Kendati dia telah tiada
Tapi, rasa ini tetap miliknya
"Sahabat Hatiku".
DONASI VIA PAYPAL
Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain https://zahrapia.blogspot.com/. Terima kasih.
Postingan Lebih Baru
Postingan Lebih Baru
Postingan Lama
Postingan Lama
Igniel
Komentar